Senin, 23 Desember 2024

Penyebab tanaman venus bisa bergerak biarpun bukan hewan

 Mungkin sebagian orang jadi bertanya-tanya, kenapa tanaman venus kok bisa bergerak menutup daunnya padahal bukan hewan, ataukah sebenarnya venus itu hewan yang menyamar sebagai tumbuhan?

Sayangnya tidak saudara-saudara. Venus memang tumbuhan dengan nama ilmiah  (Dionaea muscipula).

Bagi yang belum tahu tanaman venus, ini penampakannya.


Kecil? Ya memang aslinya kecil, cuma kalo di internet gambarnya besar karena di close up.

Venus flytrap memang menakjubkan. Bayangkan sebuah tumbuhan yang biasanya jadi makanan hewan kok malah ini memakan hewan terutama serangga seperti lalat bahkan kadang juga tikus kecil.

Penyebab tanaman venus ini bisa bergerak itu karena ada rambut merah di ujung kelopak tanaman nya. Ini penampakannya bagi yang belum tahu.


Jadi kalo ada lalat yang hinggap atau menyenggol rambut itu, tanaman itu akan mengatupkan kelopaknya.

Penyebab kenapa venus bisa bergerak dan menutup itu karena di dalam nya itu ada mekanisme seperti tanaman putri malu. Ini penampakan mekanisme nya.


Pasti tahu dong tanaman putri malu, kalo kena sentuh daunnya, maka daun tersebut akan mengkerut sendiri.

Begitu juga tanaman venus ini, kalo ada serangga yang masuk kedalamnya, ia menyentuh saraf tumbuhan ini yang sangat sensitif dan akan mengatup kelopaknya itu. Ini salah satu korbannya.


Terima kasih sudah membaca.

Senin, 02 Desember 2024

Kamuflase hebat di alam

 Kamuflase atau penyamaran adalah hal biasa yang dilakukan oleh hewan di alam. Biasanya hal ini dilakukan agar ia selamat dari pemangsa nya.

Salah satu hewan yang terkenal dengan kamuflase nya adalah bunglon. Tapi ternyata ada hewan lain yang menurutku lebih lihai lagi dalam menyamar.

Hewan itu adalah tokek ekor daun yang cuma ada di Madagaskar.

Berikut beberapa gambarnya.





Bagaimana menurut kalian, apakah lebih hebat bunglon ataukah tokek ekor daun ini dalam kamuflase?

Minggu, 17 November 2024

Ginkgo Biloba tanaman yang selamat berkat manusia

 Ginkgo Biloba atau dikenal juga dengan nama pohon rambut gadis, adalah satu-satunya spesies yang masih hidup di divisi Ginkgophyta, semua spesies lainnya telah punah. Beruntung berkat manusia pohon ini tidak punah.

Pohon ini dikenali mirip dengan fosil 270 juta tahun lalu di daerah china.


Terus kenapa manusia menyelamatkan pohon ini?

Beruntung pada zaman Tiongkok kuno Ginkgo Biloba termasuk tanaman yang wajib ada untuk upacara keagamaan bersama dengan tanaman teratai.

Dan karena merupakan tanaman wajib yang ada pada ritual keagamaan maka manusia pun merawat pohon Ginkgo Biloba dengan sungguh-sungguh sehingga pohon tersebut selamat dari kepunahan.


Kamis, 17 Oktober 2024

Lubang misterius di tengah sungai kota

 Sebuah lubang misterius ada di tengah sungai yang terletak di desa sumberbulu kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

 

Sumber: detik.com

Warga desa sumberbulu mengatakan kalo lubang misterius itu sudah ada sejak zaman dahulu. Lubang yang mirip sumur itu luasnya sekitar 4 meter.


Terkait lubang misterius itu, Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo, R Oemar Sjarif, mengatakan, lubang di tengah sungai Desa Sumbersuko, Kecamatan Tegalsiwalan, merupakan alat pembuangan untuk mengantisipasi adanya banjir, terutama saat hujan.

"Itu spillway. Selain antisipasi banjir, fungsinya juga sebagai lubang pembuangan air untuk irigasi sawah," kata Oemar saat dihubungi detikcom, Rabu (4/4/2018).

Sistem ini menggunakan sistem gravitasi sehingga air akan tertekan secara sendirinya jika volume air mengalami kenaikan.

Ilustrasi nya sebagai berikut.


Spillway di desa sumberbulu kabupaten Probolinggo merupakan peninggalan dari zaman Belanda. Sungai itu dahulu nya sering banjir karena itulah dibuat Spillway agar bisa mengurangi banjir.

Sabtu, 28 September 2024

Ternyata di Indonesia pernah muncul Aurora

 Aurora adalah cahaya kutub adalah fenomena alam yang menghasilkan pancaran cahaya yang menyala-nyala dan menari-nari di langit malam pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari.

 Fenomena ini hanya bisa dinikmati di negara yang jauh dari garis khatulistiwa, salah satu negara yang fenomena alamnya bagus untuk dilihat adalah Selandia Baru. Hal ini karena memang Selandia Baru dekat dengan kutub Selatan.

Karena itulah Aurora tidak pernah muncul di Indonesia karena negara kita terletak di katulistiwa, jauh dari daerah kutub.

Tapi tahukan anda, kalo Aurora pernah terlihat juga di Indonesia, lebih tepatnya di Nusa Tenggara Timur.

Pada tanggal 16 September 1770 terjadi badai Matahari dahsyat yang lebih besar dari badai Matahari Carrington.

James Cook yang dianggap sebagai penemu benua Australia saat itu sedang berada di pulau Rote. Saat jam 10 atau 11 malam ia dikejutkan dengan cahaya merah yang tampak dilangit sebelah selatan.

Cahaya merah yang dilihat oleh James Cook itu kemungkinan adalah Aurora yang terjadi karena badai Matahari dahsyat. Tentu saja Aurora yang dilihat James tidaklah sama dengan Aurora yang ada di kutub Selatan atau kutub Utara.

Berikut ilustrasi nya.


Selain James Cook, tentu saja penduduk pulau yang ada di sekitar pulau Rote juga melihat, begitu juga dengan penduduk benua Australia.

Unik nya, penduduk asia Timur seperti Jepang, korea dan sebagian china juga melihat peristiwa pada tahun 1770 ini. Ini karena ketiga Negera itu dekat dengan kutub Utara.

Kalo ingin tahu selengkapnya negara mana saja silahkan klik link Aurora 1770.

Lalu apakah Aurora bisa dilihat lagi di Indonesia pada masa sekarang? Sepertinya sulit tapi bisa dengan catatan ada badai Matahari dahsyat yang setara dengan tahun 1770 itu, cuma dipastikan dunia akan kacau karena satelit, barang elektronik dan juga internet kemungkinan akan lumpuh karena badai Matahari dahsyat berpengaruh besar kepada benda elektronik.